Skip to main content

Posts

Featured post

Meja Pucat dan Seberkas Ingatan

November 24, 2017.
kala itu, siang melipat jarak dengan rapi. perlahan tapi pasti. ia jemput malam yang ramah tanpa hujan. memberi kesempatan bagi kami 'tuk saling bersua di sebuah rumah makan. 18.58 WIB. tak pernah sebelumnya seorang lelaki mengajakku makan malam. dengan nasi dua ayam dan spaghetti di atas meja pucat. diapit sepasang kursi yang sepaham. belasan meja dan kursi berbaris dingin di bawah cahaya kuning sekitar kami. tawa dan tanya kian beradu dalam pengadaan yang lepas. mengiringi gema cerita lelaki yang tak pernah kutemui sebelumnya selama empat tahun. ia tumbuh semakin matang dengan kerendahan hati yang tak kunjung sirna. dan rasanya malam tampak terlalu lekas untuk disudahi.

Latest Posts