Saengil Chukahamnida

Gunman in Joseon. Sebuah drama action Korea yang dirilis pada tahun 2014. Cerita mengenai seorang lelaki yang mencari identitas pembunuh ayahnya, mengingat ayahnya merupakan swordman yang mengabdikan diri pada kerajaan. Tak hanya dibunuh, ayahnya juga dianggap telah melakukan pengkhianatan besar sehingga ia harus dieksekusi sementara adik perempuannya dijual sebagai budak. Namun, ia menjadi buronan di zamannya setelah penduduk setempat mengira ia tewas tertembak di atas perahu dalam usahanya melarikan diri dan kembali sebagai seorang gunman.

Jum'at, 23 September 2016, larut malam. Besoknya adalah hari Sabtu. Itu sudah lebih dari cukup sebagai alasan untuk terjaga. Namun, drama yang tokoh utamanya diperankan oleh Lee Joon Gi Oppa itu benar-benar membuat mata semakin lelah dan kesadaran kian menjauh. Ah, Oppaaa~

Tak lama kemudian, mataku sungguh terpejam. Akan tetapi, selepas beberapa menit berselang, seuntai lagu dengan nada familiar yang terasa asing di telinga membangunkanku. Saengil chukahamnida, saengil chukahamnida. Lagu ulang tahun dalam bahasa Korea. Perempuan berwajah oriental ternyata hadir membawa kue berwarna hijau shrek lengkap dengan lilin angka menyala di atasnya. Apinya menari begitu terang seperti ikut merayakan kebahagiaan.

Di penghujung lagu, kupanjatkan doa kecil sesaat sebelum meniup api pada kedua sumbu lilin tersebut. Terima kasih, Tuhan. Terima kasih telah mengabulkan satu peti doa dalam hati renta ini. Sebuah keinginan akan perayaan yang bukan besar sebab dihadiri oleh banyaknya orang, melainkan kehadiran atas besarnya kecintaan seseorang padaku.

Terima kasih, Cece Bagong.

September 24, 2016.

Comments

Post a Comment